5 Hal Penting Tentang Proyektor LCD

Proyektor LCD atau biasa dikenal dengan Liquid Crystal Display merupakan salah satu teknologi proyektor yang paling populer. Proyeksi yang dihasilkan oleh LCD ini memiliki cahaya yang lebih terang dan efisien, sehingga sangat cocok digunakan di ruangan-ruangan yang terang.

Proyektor LCD menghasilkan cahaya melalui pembiasan yang dihasilkan oleh 3 panel LCD yang dibuat berdasarkan warna-warna dasar yang berbeda, yaitu merah, hijau, dan biru (RGB) yang kemudian disatukan oleh sebuah prisma khusus. Warna yang telah disatukan tersebut kemudian diproyeksikan melalui sebuah lensa ke layar yang besar.

Selain dapat menghasilkan warna yang lebih terang, terdapat beberapa kelebihan yang dimiliki oleh proyektor berteknologi LCD, yaitu proyektor LCD memiliki kedalaman warna yang lebih baik dan mampu menghasilkan warna yang lebih tajam dibandingkan proyektor DLP.

Berikut merupakan 5 hal penting yang perlu Anda ketahui mengenai proyektor LCD :

1. Efek “the screen door”
Karena terbuat dari 3 panel LCD, proyektor LCD sering menunjukkan efek “the screen door – efek pintu layar” yang memperlihatkan piksel dengan jelas pada layar yang besar.

2. Rasio kontras dan kecerahan
Hal ini menyebabkan proyektor LCD yang biasa digunakan untuk bisnis menjadi kurang cocok jika digunakan untuk home theater. Gambar yang dihasilkan menjadi terlalu “kasar” karena berhubungan dengan tingkat kecerahan dan kontras yang dimilikinya.

3. Chip LCD
Proyektor LCD terdiri dari sebuah chip LCD yang dibuat dari panel dengan piksel-piksel individual, sehingga jika satu piksel terbakar, maka akan menampilkan titik hitam dan putih yang mengganggu. Piksel individu ini tidak dapat diperbaiki, sehingga jika satu chip terbakar, maka chip LCD harus diganti seluruhnya.

4. Dibatasi oleh piksel
Proyektor LCD memiliki jumlah piksel yang terbatas, sehingga input sinyal antara sumber, seperti TV, laptop, PC, maupun smartphone harus memiliki resolusi yang sesuai dengan resolusi proyektor LCD. Contohnya, jika Anda memiliki proyektor LCD dengan natif resolusi 1920 x 1080 piksel, maka akan sangat tepat jika Anda memproyeksikan gambar dari sumber dengan resolusi yang sama, 1080p. Namun, jika resolusi antara proyektor dan sumber berbeda, maka Anda harus menyesuaikan resolusi sumber dengan resolusi proyektor.

5. Umur lampu proyektor LCD
Sumber cahaya proyektor LCD berasal dari bohlam yang perlu diganti secara berkala, tergantung dari umur lampu yang dimiliki oleh proyektor, antara 3.000 – 4.000 jam. Biaya penggantian bohlam ini cukup mahal, biasanya bisa sampai sepertiga dari harga proyektornya sendiri. Tapi, penggantian ini menyebabkan proyektor lama Anda akan menjadi proyektor “baru” karena proyektor Anda akan menghasilkan kecerahan dan kontras yang sama seperti ketika Anda baru membelinya. Selain itu, kebanyakan bohlam proyektor LCD dapat diganti sendiri oleh konsumer, sehingga Anda tidak perlu ke service center untuk menggantinya.

Saat ini, banyak manufaktur yang menggunakan LCD sebagai teknologi pada proyektor yang mereka produksi, seperti proyektor Panasonic. Selain karena banyaknya kelebihan yang dimiliki oleh proyektor LCD, harga dari proyektor LCD juga relatif murah sehingga dapat Anda pertimbangan jika sedang membutuhkan proyektor untuk digunakan di kelas, kantor, auditorium, dan sebagainya.

5 Hal Penting Tentang Proyektor LCD
5 (100%) 1 vote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *